Monday, February 6, 2012

Renungan: Kita perlu dipaksa untuk berubah



"orang Melayu perlu DIPAKSA untuk berubah."
mungkin itu kata yang paling sesuai untuk menggambarkan sikap tidak kompetitifnya orang Melayu, yang juga disebut oleh Prof. Diraja Ungku Aziz dalam sebuah keratan akhbar



benar,
dengan mentaliti manja,pemalas,suka bertangguh,suka buang masa, banyak tidur,sembang kosong,bergossip, bermacam lagi..

seolah telah hilang golongan manusia yang dulunya berjiwa besar,berwawasan, sedia untuk berubah dan menyahut kebenaran!

beza,
pemuda Melayu dan pemuda Palestin yang sebaya umurnya.
dan lebih khususnya untuk mereka yang mengakui tidak ada tuhan selain Allah.

kita selesa, kerana kita tak rasa...
kita lebih suka bergoyang kaki menonton episod pencabulan maruah agama di kaca TV, membiarkan masyarakat terus jahil mendiamkan diri dari memikirkan soal jihad dan dakwah..sedang musuh-musuh Islam terus bersorak tawa melihat kondisi umat Islam kini.

"Tanamkanlah pada jiwa anak-anak kalian cinta akan Jihad dan perjuangan(dakwah). Hiduplah dengan penuh perhatian terhadap problematika kaum Muslimin. Biasakanlah paling tidak sehari dalam seminggu hidup menyerupai kehidupan kaum Muhajirin dan Mujahidin yang hanya memakan sekerat roti kering dan beberapa teguk air."

- As Syahid Syeikh Dr. Abdullah 'Azzam-

saya khuatir kalian hanya terpaut kerana indahnya untaian kata semata.
tetapi jauh di sudut hati..
saya amat berharap, kita dapat melihat yang tersurat mahupun tersirat di sebalik susunan kata-kata ini,

apakah kita mampu berbuat seperti itu?

susah erk?

memang..
tetapi itulah nilai sebuah kemuliaan dari keredhaan di sisi Allah yang maha agung!


Daripada Anas RA berkata: Rasulullah SAW bersabda : 
"Akan datang kepada umatku suatu zaman di mana orang yang berpegang kepada agamanya laksana menggenggam bara api" 
[Hadis Riwayat Tirmidzi]

Selusuri sirah Rasulullah SAW, betapa berat dugaan yang ditanggung baginda dan para sahabat sedangkan baginda adalah kekasih Allah yang dijamin syurga!

maka, 
apakah kita hanya mahu santai-santai lantas merasakan diri telah layak berbaring-baring di syurga?

"Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, padahal belum datang kepadamu (cubaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? 

Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cubaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: 

"Bilakah datangnya pertolongan Allah?" 
Ingatlah, 

sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat. 
[QS; Al Baqarah(2): 214]



Perkongsian: kehidupan tidak ada erti tanpa jihad di jalan Allah



Bismillah.


Suka saya memetik kata-kata dari seorang yang mengorbankan dirinya demi berjuang membela agama Allah,insyaAllah.



- As Syahid Dr. Abdullah Azzam-

‎"Aku merasa seperti baru berusia sembilan tahun.
Tujuh setengah tahun jihad di Afghan, satu setengah tahun jihad di Palestin, dan tahun-tahun yang selebihnya tidak bernilai apa-apa."



Namun, hari ini kita lihat ramai para remaja sudah tidak mempedulikan sama ada Islam dijadikan aturan hidup atau sekadar penghias pada kad pengenalan.
Jihad ditinggalkan, dunia dikejar.

Apakah yang mereka fahami mengenai jihad?

Ke mana hilangnya semangat jihad dalam diri para remaja?

Ke mana perginya figur seperti Tariq bin Ziyad,Salahuddin Al Ayyubi, Saifuddin Qutuz dan Sultan Muhammad Al Fateh yang sering dikenangkan itu?

ya, benar...

Islam tetap akan bangkit kembali!
itu janji Allah SWT yang telah jelas termaktub dalam kitabNya..


"Dan katakanlah: "Yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap." Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap."
[QS; Al A'raf(17):81]

tetapi,

apakah kita yang menjadi pendukung kepada kebangkitannya dan menempah syurga tertinggi atau sekadar duduk-duduk santai disibukkan dengan urusan dunia yang nampak Islami juga kononnya bermanfaat untuk Islam?

dunia hanyalah permainan dan senda gurau..


jangan sampai ia mempersenda guraukan kita dengan menyangka kita sedang berbuat sesuatu yang Allah redha?

tetapi sebenarnya tidak lebih daripada golongan manusia yang bangun dari tidur dan menyebarkan bau busuk mulutnya..

langsung tak pernah tergerak hati untuk mendalami dan memahami erti jihad fi sabilillah..

"Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (yang tidak ikut berperang) yang tidak mempunyai 'uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta mereka dan jiwanya. Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk satu derajat. Kepada masing-masing mereka Allah menjanjikan pahala yang baik (syurga) dan Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang yang duduk  dengan pahala yang besar,"
[QS; An Nisaa'(4):95]

reflek keimanan kita bila mana diseru untuk menghabiskan seumur hidup kita untuk Islam dari segala sudut kehidupan, kerana keengganan kita untuk berbuat demi Islam menjadi manifestasi keimanan...

dan perhatikan bagaimana sifat para sahabat dan umat yang cinta akan Allah SWT dan RasulNya!

"dan tiada (pula) berdosa atas orang-orang yang apabila mereka datang kepadamu, supaya kamu memberi mereka kendaraan, lalu kamu berkata: "Aku tidak memperoleh kendaraan untuk membawamu." lalu mereka kembali, sedang mata mereka bercucuran air mata karena kesedihan, lantaran mereka tidak memperoleh apa yang akan mereka infakkan(untuk ikut berperang)."
[QS; At Taubah(9):92]

kita, bagaimana?

pernah menangis sedih kerana tak mampu berbuat untuk Islam atas kelemahan yang tidak disengajakan?

atau menangis gembira kerana tidak turut serta dalam arus membela Islam?

diri sendiri lebih tahu.

Allahu'alam.

Wednesday, February 1, 2012

Kembali

sudah sekian lama rasanya  blog ini tidak melakar kata yang dapat menembusi jiwa sidang pembaca.
Alhamdulillah, diri ini masih diberi ruang dan peluang untuk menebarkan 'kata-kata yang berat'.

Tidak ada alasan sebenarnya untuk tidak meng”update” blog, ia melibatkan keinginan untuk berbuat bak kata pepatah;
“ kalau hendak seribu daya, kalau tak hendak seribu dalih.”


Begitu juga dalam setiap sesuatu yang kita amanahkan untuk lakukan, jika disandarkan pada kemahuan yang kuat, maka datanglah segala jenis rintangan ia akan tetap mencari jalan untuk mengatasinya.
Berbeza pula jika tidak ada kemahuan, berilah peringatan beribu kali sekalipun tak akan ada guna.

Ya, semuanya bermula dengan diri sendiri.



Bagi saya, diakui kesibukan dalam memastikan akademik terjaga dengan baik dalam masa yang sama menguruskan dakwah di kampus dan di luar kampus membuatkan saya menganak tirikan dulu fokus saya untuk meng”update” blog kerana turun ke lapangan dan berangkat ke jalan Allah jauh lebih utama, jelas seperti yang Allah SWT firmankan:

Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan maupun berat, dan berjihadlah kamu dengan harta dan dirimu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.
[QS; At Taubah(9): 41]

insyaAllah, di laman maya ini tentulah tidak sama seperti halnya di alam nyata.
Tetapi yang jelas dan pasti Allah SWT jualah yang membuka pintu hati hambaNya untuk menerima Islam,menyahut kebenaran lantas berdiri untuk membelanya baik dengan harta mahupun nyawa.
Apa yang ditulis hanyalah sebagai  alat dan pencetus untuk menarik minat menghayati bahan yang disampaikan, selebihnya hanya Allah SWT maha berhak atas segala sesuatu.

Subhanallah.

Diharapkan doa daripada semua agar mendoakan diri ini agar istiqamah dan amat memerlukan teguran membina kerana saya juga insan biasa yang punyai kelemahan serta perlukan bimbingan dari sesiapa jua.


Apapun yang baik itu adalah buat diri kalian, saya hanya menyampaikan amanah yang Allah SWT pikulkan atas bahu saya. Sebarkan cinta dari langit buat sekalian hamba Allah yang Maha Pengasih.

Thursday, October 13, 2011

Iklan: Jernihkan nuranimu dengan celupan segar iman..


Dengan nama Allah yang menciptakan dirimu dan diriku..

Alhamdulillah, kali ini Sinergi Media menerbitkan satu lagi majalah yang dinanti-nanti oleh mereka yang dahagakan ilmu dan cintakan Islam, segala yang bermanfaat itu eloklah sama-sama diterjemahkan dalam mengejar status "khairu ummah" yang menjadikan Al Quran dan sunnah sebagai 'manual kehidupan'.

Edisi ke-6 kali ini bakal mengupas isu pentingnya menyucikan debu dosa yang melekat pada hati dengan air mata taubat dan keinsafan yang tidak berbelah bahagi, semoga intipati di dalamnya bakal bergema di dalam jiwa kita agar sentiasa terdorong untuk menjadi hamba Allah s.w.t yang terbaik!!!

mudah-mudahan,insyaAllah.


Tuesday, October 4, 2011

Luahan: kita sibuk?

jika kita kata kita tiada masa untuk memahami Islam kerana sibuk,
maka, kita tidak akan ada masa lapang untuk mendekati Islam,

jika kita kata esok kita akan mendalami Islam,
maka, hari esok tidak akan pernah datang untuk kita mengerti Islam,,

semalam telah berlalu,
hari ini ia sedang berlaku,
esok belum tentu..

hidayah Allah perlu dicari,bukan dinanti...




"Barangsiapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk Islam. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman. "
[QS; 6:125]


dan Allah menduga manusia....
firmanNya,

"Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati(dengan khusyuk) mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), 
dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan kitab kepadanya, 
kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik."
[QS; 57:16]


Terpulang kepada diri sendiri, Allah telah menganuegerahkan kita hati nurani untuk menilai.

hati tidak mampu berdusta,
cuma nafsu yang ditunggangi syaitan sentiasa menafikannya!




Friday, August 19, 2011

Luahan: 'Perjuangan'



Dengan nama Allah yang menciptakan manusia dengan sebaik-baik kejadian

jauh lagi destinasi ini...


Aku tidak kisah jika kemanisan kejayaan tidak sempat aku merasainya...
kerana aku yakin, dengan izin Allah....

aku telah tinggalkan sesuatu yang paling baik..
tidak ada yang jauh lebih baik daripada yang terbaik akan aku sematkan dalam sosok generasi yang dididik dengan kefahaman mendalam dengan Al Quran dan sunnah beserta hujah-hujah yang amat kuat!

Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang soleh, dan berkata:
"Sesungguhnya aku termasuk orang-orang muslim(yang berserah diri)?"
[QS; Fussilat(41): 33]

dengan percikan kefahaman atas semangat yang kian membara dan terus membakar..
generasi ini akan terus mengharumkan bumi Allah ini dengan risalah agungNya~
sekalipun mereka seorang diri!
Bumi Allah ini untuk mereka yang soleh, bukan yang tertoleh!

Dan sungguh telah Kami tulis didalam Zabur  sesudah (Kami tulis dalam) Lauh Mahfuzh, bahwasanya bumi ini akan diwarisi oleh hamba-hambaKu yang soleh.
[QS; Al Anbiya’ (21):105]

innAllaha ma ana!

teguhkan kaki di atas manhaj Rasulullah s.a.w, itulah kunci kejayaan..

Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.
[QS; Al Ahzab(33): 21]


tidak nampak sekarang, esok lusa itu pasti bersinar!

Telah pasti datangnya ketetapan Allah  maka janganlah kamu meminta agar disegerakan (datang) nya. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan.
[QS; An Nahl (16): 1]

dan bayangkanlah jika seluruh generasi ke bawah ini diperteguh peribadi dengan Al Quran dan sunnah...
lumpuh segala sistem  taghut dan segala kejahilan!

Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi,
sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diredhai-Nya untuk mereka,
dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.
[QS; An Nur (24): 55]


biarkan mereka bersandiwara dengan putar belit dalil mereka...

Sesungguhnya diantara mereka ada segolongan yang memutar-mutar lidahnya membaca  Kitab, supaya kamu menyangka yang dibacanya itu sebagian dari Kitab, padahal ia bukan dari Kitab dan mereka mengatakan:
"Ia (yang dibaca itu datang) dari sisi Allah", padahal ia bukan dari sisi Allah.
Mereka berkata dusta terhadap Allah sedang mereka mengetahui.
[QS; Ali ‘Imran (3): 78]

ke mana pun boleh pergi?
balik-balik tidak ada beza juga~

Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berfikir.
[QS; Al ‘Araf(7): 176]



kerana janji Allah pasti..
apabila telah terbit yang Haq!..
terpadam terus yang batil!
tiada baki!

“Dan katakanlah: "Yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap." Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap.”
[QS; Al Isra’(17): 81]

aku tak nak berfikir panjang, urusan umat masih belum diselesaikan dan perjalanan masih jauh jutaan batu~
pelbagai onak dan onar harus ditempuhi..

aku biarkan generasi seterusnya menjadi mata rantai perjuangan..
kerana aku yakin selagi Al Quran dan sunnah kekal dijunjung!

Wahai orang-orang yang beriman, apabila kamu memerangi pasukan (musuh), maka berteguh hatilah kamu dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya  agar kamu beruntung.
[QS; Al Anfal(8): 45]


nah!
tidak terkalah dengan apa jua tomahan~

dan,
fikirkanlah...

fikrah perjuangan ini ibarat air banjir yang melimpah ruah..
tidak akan ada halangannya, sentiasa ada jalan dan ruang untuk ditembusi!
nak halang juga?
lemaslah jawabnya!


aku mengandaikan 10 peratus rakyat tanah tumpah darahku ditarbiyah dengan baik, benar dan tepat bahkan lebih hebat lagi…
dalam pada, hati tetap tulus dan gentar hanya pada Allah!

Wahai Nabi(Muhammad), kobarkanlah semangat para mukmin untuk berperang. Jika ada dua puluh orang yang sabar diantaramu, niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ratus orang musuh. Dan jika ada seratus orang yang sabar diantaramu, niscaya mereka akan dapat mengalahkan seribu dari pada orang kafir, disebabkan orang-orang kafir itu kaum yang tidak mengerti
[QS; Al Anfal(8): 65]


nak atau tak nak...
kemenangan itu suatu kepastian yang tidak ada keraguannya lagi!

Apa yang nak dihairankan sangat?

memperjuangkan Islam atas manhaj Rasulullah s.a.w itu perintah Allah..

Cuma nak harapkan redha Allah, itu saja..

tiada kepentingan lain sedikitpun...

Dan keredhaan Allah adalah lebih besar, itu adalah kemenangan yang agung.
[QS; At Taubah(9): 72]

Saturday, August 13, 2011

Luahan: tercapaikah matlamat itu?



"Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa."

[QS; Al Baqarah(2):183]


selalu sebut taqwa, taqwa dan taqwa...

taqwa tu apa?



*****

Suatu hari, Saidina Umar Al-Khattab pernah bertanya kepada Ubay bin Ka'ab,

“Wahai Ubay, apakah makna taqwa?”

“Apakah kau pernah melalu satu jalan yang penuh dengan duri wahai Umar?”

“Ya”

“Maka apakah yang kau lakukan?”

“Aku sinsing kain jubahku, dan berjalan dengan berhati-hati, agar jubahku tidak tercarik dek duri, dan kakiku tidak terpijak dengannya”

“Itulah taqwa”

*****

mudah difahami bukan?
itulah yang dimaksudkan dengan taqwa..

sangat berhati-hati dan berwaspada, agar diri sendiri tidak melanggar batas yang telah Allah s.w.t tetapkan walau sebesar apapun ia,
samada tidak sengaja apatah lagi dengan sengaja...

takut dan khusyu' dengan melaksanakan segala perintah dan menjauhi segala Allah s.w.t, agar tidak dimurkai dan dijauhkan dari lembayung rahmatNya..

persoalannya,
bagaimana ingin tahu segala perintah dan larangan Allah s.w.t kalau Al Quran pun tak pernah didekati dan dihayati sepenuh nurani?

sedarlah wahai insan,

"Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran ataukah hati mereka terkunci?"
[QS; An Nisa’ (4):82]

Allah s.w.t bertanya kepada kita, bukan kerana Dia tak tahu..
Dia maha tahu,

Dia mahu kita berfikir dan refleksi diri...sejauh mana kita menjadikan Al Quran sebagai pembimbing kita atau sekadar bacaan dan hafalan waktu terluang

kita ada jawapannya,insyaAllah...
jika kita tidak jawab sekarang,  di akhirat kelak pasti Allah s.w.t akan bertanya sekali lagi..

kita nak jawab apa?

maka...

jika tidak hari ini, bilakah lagi kita akan mengorak langkah membuat perubahan di dalam diri sendiri?

jika di bulan yang penuh berkah dan kemuliaan ini kita tidak manfaatkan untuk membawa perubahan ke arah lebih baik...
maka, bulan yang manakah lagi kita harapkan untuk bantu kita berubah menjadi insan yang bertaqwa?

mari tanyakan kepada diri,

mengapa ketika ramadhan, kita sungguh rajin mendirikan solat sunat, bertadarus, lidah kita sungguh terjaga, kita amat hati-hati dengan perkara yang haram dan membatalkan puasa dan lainnya,

tetapi mengapa ia tidak kekal lama?
apakah Allah s.w.t hanya ada ketika Ramadhan?!

periksa niat dan keikhlasan kita dalam beribadah...

jangan jadi golongan yang Allah s.w.t firmankan;

"Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk solat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya' (dengan solat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka mengingati Allah kecuali sedikit sekali.”
[QS; An Nisa’(4): 142]

muhasabah diri, perhatikan takat keimanan, awasi kealpaan dalam buaian hawa nafsu...

sebelum pena kekeringan dakwatnya..

sudahkah kita berpegang pada yang '2' ini?


“Sesungguhnya aku tinggalkan kepada kamu dua perkara,yang sekiranya kamu berpegang teguh dan mengikuti kedua-duanya ,nescaya kamu tidak akan tersesat selama-lamanya.Itulah Al-Quran dan Sunnahku.
Hendaklah orang-orang yang mendengar ucapanku menyampaikan pula kepada orang lain.Semoga yang terakhir lebih memahami kata-kataku dari mereka yang terus mendengar dari ku.Saksikanlah Ya Allah bahawasanya telah aku sampaikan risalah Mu kepada hamba-hamba mu.”

-HR Malik-




ke arah keteguhan taqwa. 
semoga Allah redha.